|
 |
|
12 hari di tanah Israel
:
<Periode II : 15 Juni 2008 - 26
Juni 2008>
- Jakarta – Cairo
Peserta tour berkumpul 2 jam sebelum keberangkatan di
Terminal 2 bandara Soekarno-Hata. Rombongan
akan berangkat dari Jakarta menuju Cairo,
Mesir.
- Cairo
setibanya di Cairo anda akan disambut oleh perwakilan
CITRA dan anda akan diajak langsung untuk mengunjungi
pyramid dan Sphinx,
satu dari 7 keajaiban dunia purba, peninggalan mesir kuno
zaman cheops, krephen, dan menkure.
-
Cairo-St.Catherine
(Sinai)
Setelah sarapan, peserta diajak mengunjungi The
Hanging Church (gereja gantung) dan St.
Sergious Church (Gereja Abu Sirga), tempat
dimana Yusuf, Maria, dan bayi yesus bersembunyi dari
kejaran raja Herodes. Selanjutnya kita mengunjungi Ben
Ezra Synagogue, tempat bayi musa diangkat dari
dalam air. Kemudian kita akan melanjutkan perjalanan
ke gunung Sinai, dengan melalui terusan
Suez. Dalam perjalanan kita akan berhenti di
Mara, dimana air pahit diubah menjadi
manis. Elim, dimana ada 12 mata air
dan 70 pohon korma. Rafidim, dimana
bangsa Israel berperang dengan bangsa Amalek. Lalu kita
akan bermalam di St.Catherine.
-
St. Catherine
– Taba – Dead Sea
pagi dini hari, pukul 02.00 perjalanan akan
dimulai dengan mendaki gunung Sinai,
tempat nabi Musa menerima 10 perintah Allah. Setelah
makan pagi kita akan singgah di St. Catherine
Monastery, biara yang dibangun dimana ada semak
terbakar waktu Allah berbicara dengan Musa. Selanjutnya
rombongan melanjutkan perjalanan ke Taba Border
untuk memasuki Negara Israel. Sesudah proses imigrasi
rombongan melanjutkan perjalanan ke Dead Sea.
Di dalam perjalanan, anda akan melewati kota Sodom
dan anda akan dapat melihat tiang garam yang merupakan
perwujudan dari istri Lot yang menoleh kebelakang. Anda
akan bermalam di laut mati.
-
Dead Sea
– Jerusalem
pertama menikmati mengapung di Laut
Mati selanjutnya menuju kota Jerusalem.
Setibanya di Jerusalem, rombongan akan mengunjungi kawasan
Bukit Sion untuk melihat Makam
Raja Daud dan Ruang Perjamuan Terakhir,
lalu mengunjungi Gereja Ayam Berkokok
yang dahulu merupakan bekas rumah Imam Kayafas
di mana Yesus dipenjara semalaman. Sore hari kita kembali
ke Jerusalem untuk beristirahat
|
|
|
|